PRESIDENT TV - Presiden Prabowo Subianto menegaskan peluncuran program Biodiesel 50 (B50) merupakan tonggak bersejarah dalam upaya mewujudkan kemandirian energi nasional. Menurutnya, keberhasilan tersebut bukan hasil kerja satu pemerintahan, melainkan buah dari kesinambungan kebijakan yang telah dimulai sejak era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), dilanjutkan pada masa Presiden Joko Widodo, hingga kini diteruskan oleh pemerintahannya.
Dalam pidatonya, Prabowo menyebut pengembangan biofuel telah dicanangkan sejak tahun 2008. Ia mengibaratkan pembangunan sektor energi sebagai estafet yang harus diteruskan tanpa terputus agar menghasilkan manfaat bagi bangsa.
Prabowo juga mengajak seluruh pihak untuk menghargai kontribusi setiap pemerintahan dan tidak saling mencaci, menghina, maupun menyebarkan fitnah. Ia menilai perbedaan pandangan akan selalu ada, namun yang terpenting adalah tetap berada di jalan yang benar demi kepentingan bangsa.
Di akhir sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras mewujudkan implementasi B50. Program ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat ketahanan energi sekaligus mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap bahan bakar fosil impor.
Share